Jengkol ? Bila kita mendengar namanya pasti yang ada di pikiran kita ialah makanan yang mempunyai bau menyengat dan buat sebagian orang makanan ini memang membuat ilfil, ya itulah si jengkol.
Jengkol juga sering dihidangkan sebagai lauk atau menu
utama. Kini semakin kreatifnya masyarakat kita, jengkol pun kini
dapat diolah sebagai camilan. Sebut saja keripik jengkol. Aroma jengkol memang
sangat tajam dan lezat..
Manfaat jengkol
bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi, namun sayangnya tidak banyak orang
yang tahu. Berikut beberapa manfaat jengkol bagi kesehatan:
1. Pembentukan
Jaringan Tubuh
Kandungan
protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam
tubuh. kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak bila
dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kacang keledai.
2. Mencegah
Anemia
Jengkol juga
kaya akan zat besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan
mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Anda pastinya
tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan
berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh
seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.
Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat makanan pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita, mengkonumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.
Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat makanan pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita, mengkonumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.
3. Mencegah
Tulang Keropos / Memperkuat tulang dan gigi
Selain zat besi
dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan
fosfor. Dua zat ini adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan
fosfor dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi
jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi
lebih kuat.
4. Basmi Radikal
Bebas
Jengkol
mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2,
dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat
meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga
berperan sebagai zat antioksidan. Manfaat antioksidan dikenal ampuh menangkal
zat-zat radikal bebas penyebab penyakit kanker.
5. Mengatasi
penyakit jantung koroner
Jengkol
merupakan bahan makanan yang bersifat diuretic (pembuangan urine menjadi
lancar). Pembuangan urine yang lancar sangat baik untuk para penderita penyakit
jantung.
6. Merampingkan
perut
Jangan salah ya,
jengkol juga dapat membantu merampingkan perut yang buncit. Kandungan seratnya
yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut
langsing. Salah satu penyebab buncitnya perut pada seseorang adalah karena
buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.
7. Mencegah
diabetes
Hebatnya lagi,
jengkol dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Mengapa? Di dalam buah
jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat
tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa
kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah jengkol
sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan
ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada
buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit
berhentinya buang air kecil (anyang-anyangan).
8. Mengatasi masalah
penyempitan pembuluh darah
Penderita
penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang
mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol
ternyata dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh
darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya
anda tidak memasak jengkol terlalu matang (overcooked).
9. Mengatasi
sembelit pada ibu hamil
Ibu hamil
biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan serat pada jengkol dapat
mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat pada jengkol membantu
melancarkan pencernaan dan buang air besar. Namun tetap jangan terlalu banyak
mengkonsumsi jengkol ya. Konsumsilah jengkol sesuai dengan jumlah yang
dianjurkan.
10. Pertumbuhan
tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan
Jengkol juga
bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam
kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi dapat berjalan optimal berkat kandungan
kalsium dan fosfor yang tinggi pada buah jengkol.
11. Jengkol
dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh
Organ-organ
penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi
kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan
asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan untuk
mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat demi perkembangan janinnya.
Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol. Namun
sekali perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol secukupnya saja. Jangan terlalu
berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan kurang baik efeknya
untuk organ ginjal.
12. Mencegah
kecacatan pada bayi
Kandungan asam
folat pada jengkol juga dapat mencegah kecacatan bawaan pada bayi.
13. Mengontrol
kadar gula darah
Manfaat lainnya
dari buah jengkol adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik
untuk dikonsumsi oleh anda para penderita diabetes. Jengkol mengandung zat gula
yang ‘bersahabat’ dengan para penderita diabetes. Zat gula pada jengkol
merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita
diabetes.
Berbeda dengan
zat gula pada bahan makanan lainnya seperti makanan-makanan yang mengandung
karbohidrat. Zat gula yang mudah terurai pada jengkol ini kemudian akan diubah
menjadi energi oleh tubuh. Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses
penguraian zat gula yang sempurna tidak akan menimbulkan timbunan gula darah di
dalam tubuh.
14. Zat
Antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung
Seperti yang
sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung zat antioksidan yang sangat baik
untuk kesehatan tubuh. Demikian juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau
racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, khususnya jantung, berkat
perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan ini. Segala sesuatu yang
menghambat aliran darah dalam pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang
terkandung pada jengkol. Aliran darah pun akan menjadi lebih lancar dan jantung
pun akan berfungsi dengan baik dan optimal.
Semoga informasi
seputar manfaat jengkol bagi kesehatan ini bermanfaat untuk anda para pembaca.
Pastikan anda menjaga kesehatan tubuh anda dengan cara memperhatikan asupan
nutrisi anda serta berolahraga secara teratur. Selektiflah dalam mengkonsumsi
makanans. Meski jengkol identik sebagai makanan biasa, ternyata memiliki
manfaat yang luar biasa bagi kesehatan.
Kontraindikasi
Jengkol
Tapi ingat ya
bagi anda penderita gangguan organ ginjal, sebaiknya tidak mengkonsumsi jengkol
karena akan semakin memperburuk kondisi organ ginjal anda. Mengkonsumsi jengkol
pun perlu dibatasi, yaitu hanya 3 hingga 10 gram saja per hari. Porsi ini
adalah takaran yang pas untuk anda yang ingin tetap sehat meski mengkonsumsi
jengkol setiap hari.
Terimakasih sudah membaca . . .
Baca juga Artikel
Artikel lain

No comments:
Post a Comment